Sahabat...
Ketika kita mengawali setiap hari sebagai waktu yang mulanya tak pernah ada
Maka itu adalah hari yang baru bagi kita
Terlepas siapa kita dan bagaimana kita jalani hari-hari sebelumnya
Bahkan mungkin, dengan siapa kita dimasa itu menghadapinya
Semua hal tersebut adalah pasti
Dan itulah kehebatannya karena kita cuma manusia dengan tanggung jawab luar biasa
Kemudian di hari ini aku menemuimu untuk bertanya
Akan jadi apa kau saat ini?
Padahal pertanyaan itu pernah diajukan dimasa lalu, yaitu
Akan jadi apa kau nanti?
...
Lalu sesungguhnya apakah bedanya masa lalu, masa kini, dan masa depan
Saat kita tak pernah melakukan usaha untuk perjuangan
Saat kita memilih untuk menunda atau akhirnya tak melakukan apapun
Karena kita pikir saat ini kita tak berkemauan untuk melakukan yang seharusnya
...
Akan terlambatkah untuk menyadari hal apa yang sebenarnya pernah kita miliki?
Bahwa kita hanya memiliki saat ini
Hidup yang seharusnya ternikmati sejalan alurnya yang tak terkendali
Tentang apa yang pernah tersesali di hari-hari yang dahulu
Sebab masanya telah benar-benar pergi
Sebab kita pikir hal itu dapat terulangi
Ataukah karena kita tak pernah belajar dari perasaan kehilangan
Atau karena kita terlalu berharap membangun hari esok
Namun akhirnya mengabaikan detik ini yang lebih pasti
Dan waktu pun berjalan sebagai hari-hari biasa tanpa makna
...
Dan bertanyalah pada kisah-kisah hidup yang berlaku
Bagaimana dia mengukir kisah dalam sejarah?
Ternyata dia hanya tercipta dari detik yang terangkai sebagai menit tiap saat
Dari hal-hal kecil yang remeh namun terjadi terus menerus
Kisah itu terjadi sebab ingatan ringan
Bukan karena hal-hal besar yang sesekali diorbitkan
...
Apakah kita termasuk orang kebanyakan yang meremehkan kejadian?
Atau yang memaknai kebahagiaan hanya cocok di masa depan?
Dari sudut yang manakah kita memandang?
Bukankah saat ini pun, adalah saat paling membahagiakan?
...
Karena tak mampu lagi kita memiliki detik ini
Tak bisa ternikmati lagi senyuman dari wajah yang berlalu
Ternyata, syukur itulah jalan berkah
TERIMA KASIH, untuk kebersamaan dan senyum terindah
Miss U all... ☺
Jumat keempat Ramadhan,260908_ PT. Erna Djuliawati, DPH km. 95
Tidak ada komentar:
Posting Komentar